Tampilkan postingan dengan label kepemimpinan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kepemimpinan. Tampilkan semua postingan

10 Januari 2011

THE ART OF WAR 13 < 13 HAL YANG HARUS DIPAHAMI SEORANG CALON PEMIMPIN >

HAL 13 : KEGUNAAN MATA – MATA

5 jenis mata – mata :

1. Mata – mata local

2. Mata – mata internal

3. Mata – mata yang diambil alih dari pihak musuh

4. Mata – mata yang gagal

5. Mata – mata yang bertahan hidup

Apabila kelima jenis mata – mata tersebut bekerja, tidak seorang pun yang mengetahui system rahasia anda. Inilah yang disebut “ MANIPULASI UNGGUL ATAS KEADAAN “ dan merupakan kecakapan tertinggi yang dimiliki oleh seorang penguasa.

Memiliki mata – mata local berarti memanfaatkan penduduk di suatu wilayah. Di Negara musuh, anda perlu berusaha menarik perhatian para penduduk dengan memperlakukan mereka dengan baik dan menggunakan mereka sebagai mata – mata.

Memiliki mata – mata internal berarti memanfaatkan para perwira musuh. Orang – orang yang telah diturunkan dari jabatannya. Para criminal yang telah menjalani hukuman dan juga para selir yang serakah. Orang – orang yang memiliki kedudukan yang lebih rendah dari yang seharusnya, atau yang berkali – kali dipindahkan kebagian lain. Orang – orang yang ingin melihat bahwa Negara mereka kalah agar mereka bisa memperoleh kesempatan untuk menunjukkan kemampuan dan bakat mereka, serta orang – orang yang tidak berpendirian tetap yang ingin selalu mencari selamat. Namun dalam menangani mata – mata seperti ini , diperlukan tingkat kehati – hatian yang sangat tinggi.

Memiliki mata – mata yang diambil alih dari musuh berarti menguasai mata – mata musuh dan memanfaatkan mereka untuk tujuan kita; dengan menyuap mereka dan menjanjikan kebebasan, melepaskan mereka dari pihak musuh dan memerintahkan mereka untuk membawa informasi palsu serta memata – matai pasukan mereka.

Memiliki mata – mata yang gagal berarti melakukan hal – hal tertentu secara terbuka dengan tujuan untuk menipu dan membiarkan mata – mata kita untuk mengetahuinya. Disini kita perlu melakukan hal – hal tertentu untuk menipu mata – mata kita sendiri. Yang harus dibuat agar percaya bahwa mereka tidak menyadarinya.

Mata – mata yang bertahan hidup adalah orang – orang yang membawa berita dari musuh.

Mata – mata haruslah seorang yang cerdik, meskipun dari luar kelihatan seperti orang tolol, dengan penampilan seperti gembel, namun berkemauan sekeras baja. Dia harus aktif, sehat, memiliki kekuatan fisik dan keberanian yang memadai, terbiasa melakukan kerja – kerja kotor dan mampu bertahan dalam kelaparan dan kedinginan, serta bersedia berkumpul dengan orang – orang jorok dan para gembel.

Mata – mata tidak bisa dimanfaatkan apabila kita tidak memiliki kemampuan intuitif. Sebelum memanfaatkan mata – mata kita perlu memastikan integritas karakter mereka. Serta tingkat pengalaman dan keahlian mereka. Wajah yang tidak tahu malu dan sifat licik lebih berbahaya dibandingkan gunung dan sungai diperlukan seorang yang jenius untuk memahaminya.

Tanpa kecerdikan pikiran, kita tidak bisa memastikan kebenaran – kebenaran laporan mereka.

- Sun Tzu -

THE ART OF WAR 12 < 13 HAL YANG HARUS DIPAHAMI SEORANG CALON PEMIMPIN >

HAL 12 : MENYERANG DENGAN API

5 cara dalam menyerang dengan menggunakan api :

1. Membakar pasukan musuh di kemah mereka.

2. Membakar perbekalan mereka.

3. Membakar kereta barang mereka.

4. Membakar persenjataan dan mesiu mereka.

5. Melemparkan api ke tengah – tengah pasukanmusuh.

Nasib malang akan di alami olehorang yang berusaha memenangkan peperangan dan berhasil dalam melakukanserangan tanpa mengolah semangat berusaha, karena hasil yang diperoleh adalahterbuangnya waktu secara sia – sia dan tidak adanya kemajuan.

Seorang penguasa yang baik akanmembuat rencana jauh di depan, seorang panglima yang baik akan mampu mengolahsumber daya yang dimilikinya. Dia mengendalikan para prajurit di bawahwibawanya, mengikat mereka bersama dalam suatu kepercayaan, dan denganmemberikan penghargaan menjadikan mereka berguna. Jika kepercayaan menurun,akan terjadi gangguan, jika penghargaan yang diberikan tidak memadai, perintahtidak akan dihormati.

Seorang penguasa tidak bolehmemerintahkan para prajurit untuk berperang hanya untuk memenuhi keinginannyayang picik, seorang panglima tidak boleh berperang hanya karena merasa jengkel.Dengan demikian, seorang penguasa yang baik akan mempertimbangkan segala sesuatudan seorang panglima yang baik akan selalu waspada.

- Sun Tzu -

THE ART OF WAR 11 < 13 HAL YANG HARUS DIPAHAMI SEORANG CALON PEMIMPIN >

HAL 11 : SEMBILAN SITUASI

Apabilaseorang pemimpin pasukan berperang di wilayahnya sendiri, maka disebutsebagai tanah yang dispersive. Karenaprajurit yang berada dékat dengan rumahmereka dan ingin melihat anak istrinya, kemungkinan besar akan mengambilkeuntungan dari perang dan mereka akantersebar di berbagai arah.

Apabilasebuah pasukan telah memasuki wilayah musuh namun tidak terlalu jauh, makaberarti mereka berada di tanah yang mudah.

Tempat yang menguntungkan bagi kedua belah pihakdisebut sebagai tanah yang di perebutkan.

Tanahdimana kedua belah pihak bebas untuk bergerak disebut tanah terbuka.

Tanahyang merupakan kunci dari tiga Negara yang berdampingan letaknya, sehinggaNegara yang menguasainya akan bias memperoleh keuntungan besar disebut tanahpersimpangan.

Apabilasebuah pasukan telah memasuki jantungwilayah musuh dan telah melewati sejumlah kota berbenteng disebut tanah serius.

Hutandi pegunungan, lereng- lereng yang curam, rawa – rawa dan paya – semua daerahyang sulit dilalui disebut tanah yang sulit.

Tanahdimana kita hanya bisa selamat dari kehancuran dengan cara berperang tanpamenunda disebut tanah putus asa.

Tanahyang bisa dicapai melewati jurang yangsempit dan jalan yang berliku – liku, sehingga pasukan musuh dalam jumlah kecilakan sanggup menghancurkan pasukan kita yang berjumlah besar disebut sebagaitanah yang membatasi gerakan.

Seorangahli siasat yang handal bisa dikatakan seperti shuai-jan. shuai-jan adalahjenis ular yang bisa ditemukan di pegunungan Chang. Apabila anda menyerangkepalanya, ia akan menyerang dengan menggunakan ekor. Apabila anda menyerangekornya, ia akan menyerang dengan kepalanya. Apabila anda menyerang bagian tengah,ia akan menyerang dengan menggunakan kepala dan ekornya.

Tugasseorang panglima adalah tetap diam sehingga kerahasiaan bisa terjaga; jujur danadil, sehingga bisa mempertahankan perintah. Dia juga harus mampumengelabui para perwira dan prajuritnyadengan memberikan laporan – laporan dan penampilan yang berbeda, sehinggamereka tidak mengetahui rahasia yang dimilikinya.

Bersikaplahtegas dalam pertemuan, sehingga anda bisa mengendalikan situasi.

Pertama– tama anda harus bersikap malu – malu seperti seorang gadis, sampai merekamembuka jalan; setelah itu bergeraklah secepat kelinci dan mereka akanterlambat dalam menghadapi anda.


- Sun Tzu -

THE ART OF WAR 10 < 13 HAL YANG HARUS DIPAHAMI SEORANG CALON PEMIMPIN>

HAL 10: TANAH

6 jenis tanah/tempat:
1. Tempat yang bisa dicapai ( accessible ground )
2. Tempat yang sulit dicapai ( entangling ground )
3. Tempat untuk bertahan ( temporizing ground )
4. Jalan sempit ( narrow passes )
5. Tempat yang tinggi dan terjal ( preciptous heights )
6. Posisi dengan jarak yang jauh dari musuh.

1. Tempat yang bisa dilewati dengan mudah dari kedua sisi.
2. Tempat yang sulit adalah tempat yang bisa ditinggalkan namun sulit untuk diduduki kembali.
3. Tempat dimana kedua belah pihak tidak akan memperoleh keuntungan apabila melakukan gerakan lebih dulu, sehingga menghadapi jalan buntu.
4. Jika anda bisa menguasainya lebih dulu, anda perlu menjaganya dengan baik dan menunggu kedantangan musuh.
5. Jika anda tiba lebih dulu dibandingkan musuh anda, kuasai tempat - tempat yang tinggi dan terang, sambil menunggu datangnya musuh.
6. Jika kekuatan kedua pasukan seimbang tidak mudah untuk memulai perang dan apabila terjadi perang anda juga tidak akan diuntungkan.

Kadang sebuah pasukan dihadapkan pada bencana, yang bukan disebabkan oleh alam, namun karena kesalahan pemimpin. Diantaranya adalah : melarikan diri, pembangkangan, keruntuhan, kekacauan dan kekalahan total.

Jika sebuah pasukan lain yang jumlahnya sepuluh kali lipat, maka hasilnya adalah pasukan pertama akan melarikan diri.

Apabila prajurit terlalu kuat dan perwira terlalu lemah, akibatnya adalah pembangkangan.

Apabila perwira terlalu kuat sedangkan para prajurit terlalu lemah, akibatnya adalah keruntuhan.

Apabila para perwira tinggi marah dan membangkang, dalam menghadapi musuh mereka bertindak sendiri karena merasa marah, sebelum panglima bisa memberitahukan apakah mereka telah berada dalam posisi atau belum, maka hasilnya adalah kehancuran.

Apabila pimpinan tertinggi lemah dan tanpa kekuasaan, apabila perintah yang diberikannya tidak jelas, apabila tidak ada tugas - tugas tetap yang diberikan pada para perwira dan prajurit serta barisan mereka disusun secara serampangan dan ceroboh. akibatnya adalah kehancuran.

Apabila seorang panglima yang tidak mampu mempertahankan kekuatan musuh, memerintahkan pasukannya yang lebih kecil untuk menyerang pasukan yang lebih besar, atau memerintahkan satu detasemen kecil untuk menyerang detasemen besar dan tidak menempatkan para prajurit pilihan dibarisan depanm, maka hasilnya adalah kekalahan total.

Ada 6 cara menuju kekalahan:
1. tidak berusaha memperkirakan kekuatan musuh.
2. tidak adanya wibawa.
3. latihan yang tidak sempurna.
4. kemarahan yang tidak beralasan.
5. kegagalan dalam melaksanakan disiplin.
6. kegagalan dalam memanfaatkan para prajurit pilihan.

Perlakukan para prajurit anda seperti anak anda sendiri dan mereka akan mengikuti anda ke lembah - lembah yang paling dalam sekalipun, perhatikan mereka seperti anda memperhatikan anak2 anda sendiri dan mereka akan berdiri disamping anda sampai mati.

Jika anda sabar namun tidak mampu mebuat wibawa anda terasa; baik hati namun tidak mampu menegaskan perintah, dan lebih jauh lagi, tidak mampu menangani kekacauan, maka para prajurit anda bisa diibaratkan seperti anak - anak yang manja. mereka sama sekali tidak berguna untuk tujuan apapun.

Prajurit yang berpengalaman, sekalipun dia bergerak, dia tidak akan pernah bimbang, sekali dia keluar dari barak, dia tidak akan pernah tersesat. jadi ada pepatah : jika anda mengetahui musuh dan diri anda sendiri, maka kemenangan tidak akan diragukan lagi, jika anda mengetahui tentang langit dan bumi, maka kemenangan yang anda peroleh akan lengkap.

- Sun Tzu -

THE ART OF WAR 9 < 13 HAL YANG HARUS DIPAHAMI SEORANG CALON PEMIMPIN >

HAL 9: PASUKAN DALAM PERJALANAN

Orang yang tidak berpikir terlebih dahulu dan menganggap remeh musuhnya, pasti akan tertangkap oleh mereka.
Apabila prajurit musuh berdiri dengan bersandar pada tombak mereka, berarti mereka sedang kelaparan. Jika para prajurit yang diperintahkan untuk mencari air mulai minum air tersebut maka berarti pasukan musuh mulai kehabisan air. Jika musuh melihat adanya seuatu keuntungan namun tidak berusaha meraihnya, maka berarti para prajurit mereka tengah kelelahan.
Suara kegaduhan di malam hari menimbulkan kegugupan. Ketakutan membuat manusia gelisah, sehingga mereka akan berteriak - teriak di malam hari untuk memperbesar hati mereka sendiri. Jika terdapat gangguan diperkemahan, maka berarti pemimpin mereka tidak berwibawa. Jika bendera dan pataka mereka bergerak kesana kemari, berarti sedang terjadi penghasutan. Jika para perwira marah, itu berarti bahwa para prajurit sudah kelelahan.
Orang - orang yang saling berbisik dalam kelompok - kelompok kecil atau berbicara dengan nada suara tertahan menunjukkan adanya ketidakpuasan diantara para prajurit. Seringkali penghargaan yang diberikan menunjukkan bahwa musuh mulai kehilangan sumber daya mereka, karena apabila sebuah pasukan sudah tertekan, selalu ada kekhawatiran terjadinya pemberontakan sehingga penghargaan yang berlebihan diberikan agar mereka bersedia mengendalikan diri.
Jika dalam melatih para prajurit, perintah selalu dijunjung tinggi, maka mereka akan memiliki disiplin yang baik. Jika tidak disiplin mereka akan buruk.
Jika seorang panglima menunjukkan keyakinan pada para prajuritnya namun selalu menekankan agar perintahnya dipatuhi, maka hasil yang diperoleh akan bisa dirasakan bersama, seni dalam memberikan perintah. tidak dilakukan dengan meralat kesalahan kecil dan tidak goyah oleh keraguan - keraguan kecil, kebimbangan dan pertengkaran akan mengakibatkan hilangnya keyakinan para prajurit.

- Sun Tzu -

THE ART OF WAR 8 < 13 HAL YANG HARUS DIPAHAMI SEORANG CALON PEMIMPIN >

HAL 8 : VARIASI TAKTIK

Ada pasukan tertentu yang tidak boleh diserang, ada posisi yang tidak boleh dilawan, dan ada perintah dari penguasa yang tidak boleh dilakukan.
Kurangi kekuatan musuh dengan melakukan sesuatu yang merugikan bagi mereka, buatlah mereka menjadi kacau, dan usahakan agar mereka terus sibuk. tunjukkan sesuatu yang menarik bagi mereka dan buat mereka sibuk di semua tempat.

5 kesalahan berbahaya yang bisa mempengaruhi seorang jendral:
1. Kecerobohan, yang mengarahkan pada kehancuran.
2. Sikap pengecut, yang mengakibatkan kita tertangkap.
3. Kehalusan martabat, yang peka terhadap rasa malu.
4. Sifat gegabah dan mudah marah, yang bisa di hasut oleh hinaan.
5. Kecemasan berlebihan atas pasukannya, yang membuat dia cemas dan gelisah.

- Sun Tzu -

THE ART OF WAR 7 < 13 HAL YANG HARUS DIPAHAMI SEORANG CALON PEMIMPIN >

HAL 7 : MANUVER

Kesulitan manuver terdapat pada mengubah yang berliku - liku menjadi lurus, mengubah kemalangan menjadi keuntungan.
Kita tidak bisa membentuk sekutu apabila kita belum mengenal maksud dan tujuan negara - negara tetangga. kita tidak bisa menggerakkan pasukan apabila kita tidak mengenal wilayah yang akan dihadapi - gunung & hutan, jurang & lembah, rawa & danau. kita tidak bisa memperoleh keuntungan dari alam apabila kita tidak mempertimbangkan petunjuk - petunjuk tentang kondisi lokal.
Buatlah rencana anda serahasia mungkin dan tidak dikerahui seperti malam, dan bila bergerak, majulah seperti halilintar. Saat anda menyerang suatu wilayah, bagilah barang - barang rampasan perang pada para pasukan anda. Saat anda merebut suatu wilayah, bagilah wilayag tersebut untuk keuntungan para prajurit anda.
Renungkan dan pertimbangkan secara cermat sebelum anda bergerak. Orang yang mampu menaklukan adalah yang telah belajar tentang cara mengalihkan perhatian. Itulah seni bermanuver.
Seluruh pasukan bisa dirampas semangatnya, seorang panglima bisa dirampas pikirannya.
Dengan disiplin dan tenang, menunggu munculnya kekacauan dan keributan di pihak musuh.
Berada dekat dengan tujuan sementara musuh masih jauh, menunggu sambil istirahat sementara musuh berusaha keras & bersusah payah, memiliki persediaan makanan yang memadai sementara musuh kelaparan- inilah seni menghemat kekuatan.
Menahan diri dan tidak menyerang saat bendera musuh berada dalam tatanan yang sempurna, menahan diri untuk tidak menyerang sebuah pasukan yang berada dalam formasi yang meyakinkan - inilah seni mempelajari keadaan.
Salah satu prinsip militer penting adalah tidak naik ke bukit untuk menghadapi musuh, atau menghadapi musuh saat mereka turun ke bukit. Jangan megejar musuh yang pura - pura melarikan diri. Jangan menyerang prajurit yang semangatnya sedang berada di puncak. Jangan memakan umpan yang diberikan oleh musuh.
Jangan menyerang pasukan yang sedang dalam perjalanan pulang karena seseorang yang sedang dalam perjalanan pulang, hatinya sudah berketetapan untuk pulang ke rumah akan bertarung sampai mati apabila ada yang menghalangi jalannya. Jadi dia adalah musuh yang telalu berbahaya untuk dilawan.

- Sun Tzu -

28 Desember 2010

THE ART OF WAR 6 < 13 HAL YANG HARUS DIPAHAMI SEORANG CALON PEMIMPIN >

HAL 6 : TITIK LEMAH DAN TITIK KUAT

Barang siapa yang bisa tiba lebih awal di medan perang dan menunggu musuh yang datang akan segar saat berperang. Barang siapa yang datang belakangan dan tergesa - gesa akan kehabisa tenaga saat sampai di medan perang.
Jika musuh sedang istirahat, gangulah mereka. Jika musuh sedang berada di barak dan tidak bergerak, paksa mereka untuk bergerak. Jika musuh memiliki perbekalan yang mencukupi, buat mereka menjadi kelaparan. Muncullah di tempat - tempat dimana musuh akan kelabakan untuk bisa mempertahankan, bergeraklah dengan tenang menuju tempat - tempat dimana anda tidak diperkirakan.
Seni kecepatan dan kerahasiaan. Melalui seni kecepatan dan kerahasiaan kita belajar untuk tidak terlihat, untuk tidak terdengar, sehingga bisa menguasai takdir musuh.
Meskipun jumlah musuh lebih banyak, kita bisa mencegah mereka agar tidak menyerang. Kita hanya perlu mengetahui rencana mereka dan kemungkinan keberhasilan mereka. Amati mereka dan pelajari prinsip - prinsip tentang kegiatan dan saat istirahat mereka. Paksa mereka untuk menunjukkan diri, agar kita bisa mengetahui titik lemah mereka. Bandingkan dengan cermat pasukan mereka dengan pasukan anda, sehingga anda bisa mengetahui dimana kekuatan dan kelemahan mereka.
Dalam melakukan pengaturan taktis, hal terbaik untuk dilakukan adalah menyembunyikannya, sembunyikan cara pengaturan pasukan anda dan anda akan aman dari intaian mata - mata yang paling lihai, dengan menggunakan akal dari pikiran mereka yang bijaksana.

- Sun Tzu -

27 Desember 2010

THE ART OF WAR 5 < 13 HAL YANG HARUS DIPAHAMI SEORANG CALON PEMIMPIN >

HAL 5 : ENERGI

Dalam perang terdapat tidak lebih dari dua metode menyerang - langsung dan tidak langsung, namun kombinasi dari kedua metode ini bisa memberikan rangkaian manuver yang tidak akan pernah ada habisnya.
Pura - pura kacau menunjukkan kedisiplinan yang sempurna, pura - pura takut menunjukkan keberanian, pura - pura lemah menunjukkan kekuatan. Dengan mempertahankan umpan, dia membuat musuhnya terus bergerak, kemudian dia menunggu saat yang tepat untuk menyerang.
Seorang petarung yang handal akan mempertimbangkan pengaruh - pengaruh energi gabungan, dan tidak terlalu banyak meminta dari pasukannya. Dia mempertimbangkan bakat masing - masing individu, dan memanfaatkan mereka sesuai dengan kemampuan yang mereka miliki. Dia tidak menuntut kesempurnaan dari orang - orang yang tidak berbakat.

THE ART OF WAR 4 < 13 HAL YANG HARUS DIPAHAMI SEORANG CALON PEMIMPIN >

HAL 4: TAKTIK

Kemampuan untuk menghindari kekalahan melibatkan penggunaan taktik bertahan, kemampuan untuk mengalahkan musuh berarti menggunakan taktik menyerang. Posisi bertahan menunjukkan kekuatan yang tidak memadai, sedangkan posisi menyerang menunjukkan kekuatan yang lebih besar.
Keunggulan yang sebenarnya adalah membuat rencana secara rahasia, bergerak diam - diam, mengalihkan perhatian musuh dan merusak rencananya. Sehingga perang bisa dimenangkan tanpa menumpahkan darah.
Petarung yang cerdik adalah orang yang tidak hanya menang, tp bisa menang dengan mudah.
Tidak melakukan kesalahan adalah dasar yang memastikan kemenangan, karena hal itu berarti menaklukkan musuh yang sudah kalah.
Dalam perang, ahli strategi ulung hanya akan berperang apabila kemenangan telah mereka peroleh, sementara yang ditakdirkan untuk kalah adalah orang yang berperang dulu baru mencari kemenangan.
Pemimpin yang handal berusaha mengolah Hukum Moral dan berpegang teguh pada metode dan disiplin. Jadi dia memiliki kekuatan untuk mengendalikan keberhasilan.

- Sun Tzu -

THE ART OF WAR 3 < 13 HAL YANG HARUS DIPAHAMI SEORANG CALON PEMIMPIN >

HAL 3 : PEDANG YANG TERSARUNGKAN

Berperang dan menaklukkan musuh dalam berperang bukanlah keunggulan tertinggi. Keunggulan tertinggi adalah mematahkan pertahanan musuh tanpa berperang.
Dalam seni perang praktis, hal yang terbaik adalah mengambil alih wilayah musuh seluruhnya tanpa merusak atau menghancurkannya.
Bentuk kebijakan tertinggi dari peran pimpinan :
1. Menghancurkan rencana musuh
2. Mencegah penggabungan kekuatan - kekuatan musuh
3. Menyerang pasukan musuh di medan perang

" Jika Jendral tidak memahami tentang prinsip adaptabilitas, maka dia tidak boleh memegang jabatan penting. Seorang atasan yang cakap akan merekrut orang - orang bijaksana, orang - orang pemberani, orang - orang tamak, dan orang - orang bodoh. Karena orang yang bijaksana senang melakukan kebaikan, orang yang pemberani senang menunjukkan keberaniannya dalam tindakan, orang yang tamak akan cepat melihat adanya keuntungan dan orang yang bodoh tidak takut mati ".

> Orang yang akan menang adalah yang mengetahui kapan harus berperang dan kapan tidak.
> Orang yang akan menang adalah yang mengetahui bagaimana menangani pasukan yang lebih unggul dan lebih lemah.
> Orang yang akan menang adalah yang pasukaannya dihidupkan oleh semangat yang sama dalam semua jajaran.
> Orang yang akan menang adalah orang yang setelah mempersiapkan diri, menunggu sampai musuh tidak siap.
> Orang yang akan menang adalah orang yang memiliki kemampuan militer dan tidak dicampuri urusannya oleh penguasa.

- Sun Tzu -

THE ART OF WAR 2 < 13 HAL YANG HARUS DIPAHAMI SEORANG CALON PEMIMPIN >

HAL 2: MEMBIAYAI PERANG

Saat terlibat dalam perang yang sebenarnya, jika kemenangan masih lama datangnya, senjata para prajurit akan tumpul dan semangat mereka akan menguap. Jika anda mengepung sebuah kota, anda akan kehilangan kekuatan, dan jika perang terus berlanjut serta berkepanjangan, sumber daya akan melemah.
Setelah perang di umumkan, dia tidak akan membuang waktu yang berharga untuk menunggu bala bantuan, ataupun menarik mundur pasukannya, tapi langsung melintasi perbatasan musuh tanpa menunda. Nilai waktu - atau dengan kata lain sedikit berada didepan dibandingkan musuh anda - memiliki arti lebih besar dibandingkan keunggulan jumlah atau perhitungan - perhitungan rapi tentang perbekalan.
Untuk membunuh musuh, pasukan kita harus dibuat marah. Agar mereka dapat merasakan keuntungan dalam mengalahkan musuh, mereka perlu diberi penghargaan. Jadi, jika anda memperoleh barang rampasan dari musuh, barang rampasan tersebut harus digunakan sebagai penghargaan, sehingga semua prajurit anda memiliki keinginan yang kuat untuk berperang. Masing - masing dengan perhitungan sendiri.

- Sun Tzu -

THE ART OF WAR 1 < 13 HAL YANG HARUS DI PAHAMI OLEH SEORANG CALON PEMIMPIN >

HAL 1 : MENETAPKAN RENCANA

Seni Perang dipengaruhi oleh 5 faktor konstan:
a. Hukum Moral
Mendorong orang - orang untuk menyelaraskan diri dengan penguasa mereka, sehingga mereka akan mengikutinya tanpa mempertimbangkan nyawa mereka dan tidak gentar menghadapi semua bahaya.

b. Langit
Menunjukkan siang dan malam, panas dan dingin, masa dan musim

c. Bumi
Terdiri dari jarak, besar dan kecil, aman dan bahaya, tanah terbuka dan tanah tertutup, serta kemungkinan hidup dan mati.

d. Pimpinan
Menggambarkan keunggulan - keunggulan dari kebijakan, ketulusan, kebajikan, keberanian dan kedisiplinan.

e. Metode dan Disiplin
Perlu dipahami sebagai penyusunan pasukan dalam bagian - bagian yang tepat, gradasi pangkat di antara perwira, pemeliharaan jalan yang menghubungkan pasukan dengan bagian perbekelan dan pengendalian pengeluaran militer.

Semua perang didasarkan pada penipuan. jadi, apabila mampu menyerang, kita harus kelihatan tidak mampu menyerang. Saat menggunakan kekuatan kita harus kelihatan tidak aktif, saat kita dekat, kita harus membuat musuh mengira kita berada ditempat yang jauh. Bila berada jauh, kita harus membuatnya mengira kita berada didekat.
Pasang umpan untuk menarik perhatian musuh. Buat kekacauan dan hancurkan dia. Jika dia lebih kuat, hindari. Jika dia mudah marah, usahakan membuat dia marah. Berpura - puralah kelihatan lemah, sehingga dia menjadi sombong. Jika dia sedang santai, jangan biarkan dia istirahat. Jika pasukannya bersatu, pisahkan mereka. serang saat dia tidak siap dan di tempat yang tidak diperkirakan.

- Sun Tzu -
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...